BKPM

Badan Koordinasi Penanaman Modal

Visi

Terwujudnya iklim Penanaman Modal yang berdaya saing untuk menunjang kualitas perekonomian Nasional. Penjelasan Visi Visi tersebut mengandung dua frase kunci, yaitu " daya saing " dan " kualitas perekonomian nasional". Daya saing akan menentukan kekuatan suatu negara dalam menarik penanaman modal dan untuk itu peningkatan iklim investasi harus diarahkan ke kegiatan yang berdaya saing terutama melihat bahwa persaingan untuk mendapatkan modal asing semakin ketat. Semangat peningkatan daya saing dan kontribusi bagi perekonomian yang berkualitas juga merupakan upaya untuk mendukung terwujudnya prioritas nasional dalam peningkatan iklim penanaman modal dan iklim usaha di Indonesia sesuai RPJMN 2010-2014. Sementara spirit kualitas perekonomian dimaknai sebagai capaian kinerja ekonomi nasional yang secara umum ditandai dengan peningkatan dan pemerataan penanaman modal serta peningkatan kontribusi penanaman modal terhadap pembentukan PDB. Fokus prioritas BKPM dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi program dan kegiatan adalah peningkatan daya saing penanaman modal yang salah satu ukurannya adalah meningkatkan kemudahan berusaha.

Misi

Untuk mewujudkan visi lembaga BKPM tersebut diatas, maka ditetapkan 3 misi sebagai berikut: Mengupayakan peningkatan dan pemerataan penanaman modal Misi ini membawa pesan peningkatan penanaman modal yang dibarengi dengan pemerataan secara sektoral dan kewilayahan serta dengan tidak mengesampingkan pentingnya penciptaan nilai tambah ekonomi yang tinggi untuk menunjang perekonomian. Menjaga harmonisasi dan koordinasi di bidang penanaman modal Misi ini mendorong dilakukannya deregulasi kebijakan, harmonisasi dan koordinasi di bidang penanaman modal. Meningkatkan kualitas pelayanan penanaman modal Misi ini mengandung semangat peningkatan kualitas pelayanan penanaman modal dalam segala manifestasinya, diantaranya berkait dengan penyusunan norma, standar dan prosedur, kualitas dan kompetensi aparatur serta dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai.