P C U

Project Coordination Unit (PCU)

PCU dibentuk sebelum proyek efektif dan dipertahankan selama umur proyek. Keanggotaan pengurus PCU akan ditetapkan melalui SK Menteri PPN/Kepala Bappenas. PCU akan bertanggung jawab untuk pengawasan sehari-hari pelaksanaan proyek, dan mengkonsolidasikan laporan dari implementing unit Kementerian Keuangan dan Bappenas. PCU bertindak sebagai sekretariat Steering Committee, dan fasilitator komunikasi antara Bank Dunia, Steering Committee, PIU dan Participating Agencies. Koordinasi PCU dengan PIU sangat diperlukan, setidaknya sebulan sekali selama umur proyek. PCU hanya mengusulkan dan atau merekomendasikan perubahan tetapi kewenangan pengambilan keputusan terletak pada Steering Committee.

1. Struktur keanggotaan PCU adalah sebagai berikut:

Ketua : Sekretaris Menteri PPN/Sestama Bappenas

Wakil Ketua : Kepala BPPK , Kementerian Keuangan

Sekretaris : Kepala Pusbindiklatren Bappenas

Wakil Sekretaris : Kepala PPSDM, Kementerian Keuangan

Anggota :

a). Kepala Biro Umum, Kementerian PAN dan RB

b). Kepala Biro SDM, Kementerian Keuangan

c). Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Luar Negeri

d). Kepala Biro Kepegawaian, Kementerian Dalam Negeri

e). Kepala Biro SDM, Kementerian PPN/Bappenas

f). Kepala Biro SDM, BPK

g). Kepala Biro Kepegawaian dan Organisasi, BPKP

h). Kepala Biro Kepegawaian, BPK

i). Kepala Biro Umum, LAN

j). Kepala Biro Kepegawaian, BKN

k). Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan, BKPM

l). Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, BPN

m). Direktur Kelembagaan, Ditjen Dikti Kemendiknas

n). Asdep Bidang Perumusan Kebijakan PAN dan RB, Kem PAN dan RB

o). Direktur Aparatur Negara, Bappenas

p). Direktur Pendanaan Luar Negeri Multilateral, Bappenas

q). Direktur Anggaran II, kementerian Keuangan

r). Direktur pinjaman dan Hibah Luar Negeri, Kemenkeu

s). Kepala Biro Renortala, Bappenas

t). Kepala Biro Hukum, Bappenas

u). Kepala Biro Umum, Bappenas

 

2. Tugas PCU meliputi:

a). Memastikan bahwa pelaksanaan program berjalan sesuai dengan POM dan arahan Steering Committee serta peraturan dan ketentuan yang berlaku;

b). Mengumpulkan, mengolah, dan menyusun rencana strategis dan bahan dalam rangka perumusan draft kebijakan bagi pengambilan keputusan oleh Steering Committee;

c). Bertindak sebagai Sekretariat kepada Steering Committee, dan menjadi penghubung/korespondensi antara Steering Committee dengan Bank Dunia;

d). Melakukan monitoring dan evaluasi kinerja PIU termasuk tindak lanjut PIU terhadap temuan supervisi dan audit;

e). Melakukan koordinasi bahkan menjadi arbitrase bila persoalan proyek perlu ada konsolidasi;

f). Menunjuk konsultan independen untuk melakukan technical review terhadap pelaksanaan proyek SPIRIT;

g). Membuat dan mengirimkan laporan kepada Bank Dunia termasuk menindaklanjuti laporan audit, termasuk laporan keuangan triwulanan (Interim Financial Report) dan laporan status kemajuan baik Semesteran maupun Tahunan sesuai indikator proyek yang telah disetujui dan disinkronisasi dengan aide memoar Bank Dunia.